<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bhakti Sejati Pesta</title>
	<atom:link href="http://bhaktisejatipesta.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bhaktisejatipesta.wordpress.com</link>
	<description>Menyewakan Perlengkapan Alat Pesta</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Apr 2009 14:05:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='bhaktisejatipesta.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Bhakti Sejati Pesta</title>
		<link>http://bhaktisejatipesta.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bhaktisejatipesta.wordpress.com/osd.xml" title="Bhakti Sejati Pesta" />
	<atom:link rel='hub' href='http://bhaktisejatipesta.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Persiapan Muslimah Menjelang Pernikahan Permasalahan dan Kiat-kiat Menghadapinya…</title>
		<link>http://bhaktisejatipesta.wordpress.com/2009/04/01/persiapan-muslimah-menjelang-pernikahan-permasalahan-dan-kiat-kiat-menghadapinya%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://bhaktisejatipesta.wordpress.com/2009/04/01/persiapan-muslimah-menjelang-pernikahan-permasalahan-dan-kiat-kiat-menghadapinya%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 14:05:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhaktisejatipesta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhaktisejatipesta.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai seorang muslimah, kita semua tentu mengharapkan pada saatnya nanti akan bertemu dengan pendamping yang akan menjadi pemimpin dalam rumah tangga kita. Harapannya adalah, dapat membentuk sebuah keluarga yang sakinah, mawwadah warrahmah. Berikut ini adalah sebuah artikel yang bagus untuk disimak yang insya Allah bisa menjadi bekal bagi para muslimah pada khususnya, juga seluruh muslimin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhaktisejatipesta.wordpress.com&amp;blog=7188148&amp;post=23&amp;subd=bhaktisejatipesta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sebagai seorang muslimah, kita semua tentu mengharapkan pada saatnya nanti akan bertemu dengan pendamping yang akan menjadi pemimpin dalam rumah tangga kita. Harapannya adalah, dapat membentuk sebuah keluarga yang sakinah, mawwadah warrahmah. Berikut ini adalah sebuah artikel yang bagus untuk disimak yang insya Allah bisa menjadi bekal bagi para muslimah pada khususnya, juga seluruh muslimin dan muslimat dimanapun berada pada umumnya, mengenai apa yang harus dipersiapkan menjelang pernikahan. Silahkan disimak.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-23"></span>1. Pendahuluan.</p>
<p style="text-align:justify;">Allah telah menciptakan segala sesuatu secara berpasang-pasangan, tetumbuhan, pepohonan, hewan, semua Allah ciptakan dalam sunnah keseimbangan &amp; keserasian. Begitupun dengan manusia, pada diri manusia berjenis laki-laki terdapat sifat kejantanan/ketegaran dan pada manusia yang berjenis wanita terkandung sifat kelembutan/kepengasihan. Sudah menjadi sunatullah bahwa antara kedua sifat tersebut terdapat unsur tarik menarik dan kebutuhan untuk saling melengkapi.  Untuk merealisasikan terjadinya kesatuan dari dua sifat tersebut menjadi sebuah hubungan yang benar-benar manusiawi maka Islam telah datang dengan membawa ajaran pernikahan Islam menjadikan lembaga pernikahan sebagai sarana untuk memadu kasih sayang diantara dua jenis manusia. Dengan jalan pernikahan itu pula akan lahir keturunan secara terhormat. Maka adalah suatu hal yang wajar jika pernikahan dikatakan sebagai suatu peristiwa yang sangat diharapkan oleh mereka yang ingin menjaga kesucian fitrah.  Dan bahkan Rosulullah SAW dalam sebuah hadits secara tegas memberikan ultimatum kepada ummatnya: “Barang siapa telah mempunyai kemampuan menikah kemudian ia tidak menikah maka ia bukan termasuk umatku” (H.R. Thabrani dan Baihaqi).</p>
<p style="text-align:justify;">2. Persiapan Pra Nikah bagi muslimah.</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang muslimah sholihah yang mengetahui urgensi dan ibadah pernikahan tentu saja suatu hari nanti ingin dapat bersanding dengan seorang laki-laki sholih dalam ikatan suci pernikahan. Pernikahan menuju rumah tangga samara (sakinah, mawaddah &amp; rahmah) tidak tercipta begitu saja, melainkan butuh persiapan-persiapan yang memadai sebelum muslimah melangkah memasuki gerbang pernikahan.  Nikah adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat penting, suatu mitsaqan ghalizan (perjanjian yang sangat berat). Banyak konsekwensi yang harus dijalani pasangan suami-isteri dalam berumah tangga. Terutama bagi seorang muslimah, salah satu ujian dalam kehidupan diri seorang muslimah adalah bernama pernikahan. Karena salah satu syarat yang dapat menghantarkan seorang isteri masuk surga adalah mendapatkan ridho suami. Oleh sebab itu seorang muslimah harus mengetahui secara mendalam tentang berbagai hal yang berhubungan dengan persiapan-persiapan menjelang memasuki lembaga pernikahan. Hal tersebut antara lain :</p>
<ul>
<li>A. Persiapan spiritual/moral (Kematangan visi keislaman) Dalam tiap diri muslimah, selalu terdapat keinginan, bahwa suatu hari nanti akan dipinang oleh seorang lelaki sholih, yang taat beribadah dan dapat diharapkan menjadi qowwam/pemimpin dalam mengarungi kehidupan di dunia, sebagai bekal dalam menuju akhirat. Tetapi, bila kita ingat firman Allah dalam Alqurâ’an bahwa wanita yang keji, adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita yang baik. â€œWanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik….” (QS An-Nuur: 26).  Bila dalam diri seorang muslimah memiliki keinginan untuk mendapatkan seorang suami yang sholih, maka harus diupayakan agar dirinya menjadi sholihah terlebih dahulu. Untuk menjadikan diri seorang muslimah sholihah, maka bekalilah diri dengan ilmu-ilmu agama, hiasilah dengan akhlaq islami, tujuan nya bukan hanya semata untuk mencari jodoh, tetapi lebih kepada untuk beribadah mendapatkan ridhoNya. Dan media pernikahan adalah sebagai salah satu sarana untuk beribadah pula.</li>
<li>B. Persiapan konsepsional (memahami konsep tentang lembaga pernikahan)  Pernikahan sebagai ajang untuk menambah ibadah &amp; pahala : meningkatkan pahala dari Allah, terutama dalam Shalat Dua rokaat dari orang yang telah menikah lebih baik daripada delapan puluh dua rokaatnya orang yang bujang” (HR. Tamam).  Pernikahan sebagai wadah terciptanya generasi robbani, penerus perjuangan menegakkan dienullah. Adapun dengan lahirnya anak yang sholih/sholihah maka akan menjadi penyelamat bagi kedua orang tuanya.  Pernikahan sebagai sarana tarbiyah (pendidikan) dan ladang dakwah. Dengan menikah, maka akan banyak diperoleh pelajaran-pelajaran &amp; hal-hal yang baru. Selain itu pernikahan juga menjadi salah satu sarana dalam berdakwah, baik dakwah ke keluarga, maupun ke masyarakat.</li>
<li> C. Persiapan kepribadian Penerimaan adanya seorang pemimpin. Seorang muslimah harus faham dan sadar betul bila menikah nanti akan ada seseorang yang baru kita kenal, tetapi langsung menempati posisi sebagai seorang qowwam/pemimpin kita yang senantiasa harus kita hormati &amp; taati. Disinilah nanti salah satu ujian pernikahan itu. Sebagai muslimah yang sudah terbiasa mandiri, maka pemahaman konsep kepemimpinan yang baik sesuai dengan syariat Islam akan menjadi modal dalam berinteraksi dengan suami.  Belajar untuk mengenal (bukan untuk dikenal). Seorang laki-laki yang menjadi suami kita, sesungguhnya adalah orang asing bagi kita. Latar belakang, suku, kebiasaan semuanya sangat jauh berbeda dengan kita menjadi pemicu timbulnya perbedaan. Dan bila perbedaan tersebut tidak di atur dengan baik melalui komunikasi, keterbukaan dan kepercayaan, maka bisa jadi timbul persoalan dalam pernikahan. Untuk itu harus ada persiapan jiwa yang besar dalam menerima &amp; berusaha mengenali suami kita.</li>
<li>D. Persiapan Fisik Kesiapan fisik ini ditandai dengan kesehatan yang memadai sehingga kedua belah pihak akan mampu melaksanakan fungsi diri sebagai suami ataupun isteri secara optimal. Saat sebelum menikah, ada baiknya bila memeriksakan kesehatan tubuh, terutama faktor yang mempengaruhi masalah reproduksi. Apakah organ-organ reproduksi dapat berfungsi baik, atau adakah penyakit tertentu yang diderita yang dapat berpengaruh pada kesehatan janin yang kelak dikandung. Bila ditemukan penyakit atau kelainan tertentu, segeralah berobat.</li>
<li> E. Persiapan Material Islam tidak menghendaki kita berfikiran materialistis, yaitu hidup yang hanya berorientasi pada materi. Akan tetapi bagi seorang suami, yang akan mengemban amanah sebagai kepala keluarga, maka diutamakan adanya kesiapan calon suami untuk menafkahi. Dan bagi fihak wanita, adanya kesiapan untuk mengelola keuangan keluarga. Insyallah bila suami berikhtiar untuk menafkahi maka Allah akan mencukupkan rizki kepadanya. Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari ni’mat Allah? (QS. 16:72) ” Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang patut (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. 24:32)”.</li>
<li>F. Persiapan Sosial Setelah sepasang manusia menikah berarti status sosialnya dimasyarakatpun berubah. Mereka bukan lagi gadis dan lajang tetapi telah berubah menjadi sebuah keluarga. Sehingga mereka pun harus mulai membiasakan diri untuk terlibat dalam kegiatan di kedua belah pihak keluarga maupun di masyarakat. “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukanNya dengan sesuatu. Dan berbuat baiklah terhadap kedua orang tua, kerabat-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin,”Q.S. An-Nissa: 36).  Adapun persiapan-persiapan menjelang pernikahan (A hingga F) yang tersebut di atas itu tidak dapat dengan begitu saja kita raih. Melainkan perlu waktu dan proses belajar untuk mengkajinya.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Untuk itu maka saat kita kini masih memiliki banyak waktu, belum terikat oleh kesibukan rumah tangga, maka upayakan untuk menuntut ilmu sebanyak-banyaknya guna persiapan menghadapi rumah tangga kelak.  3. Pemahaman kriteria dalam memilih atau menyeleksi calon suami  &#8211; Utamakan laki-laki yang memiliki pemahaman agama yang baik  &#8211; Bagaimana ibadah wajib laki-laki yang dimaksud  &#8211; Sejauh mana konsistensi &amp; semangatnya dalam menjalankan syariat Islam  &#8211; Bagaimana akhlaq &amp; kepribadiannya  &#8211; Bagaimana lingkungan keluarga &amp; teman-temannya  Catatan : Seorang laki-laki yang sholih akan membawa kehidupan seorang wanita menjadi lebih baik, baik di dunia maupun kelak di akhirat .  Sekufu  &#8211; Memudahkan proses dalam beradaptasi  &#8211; Tapi ini tidak mutlak sifatnya, karena jodoh adalah rahasia Allah  &#8211; Batasan-batasan siapa yang yang terlarang untuk menjadi suami (QS 4:23-24; QS2: 221)</p>
<p style="text-align:justify;">4. Langkah-langkah yang ditempuh dalam kaitannya untuk memilih calon</p>
<ul>
<li>a. Menentukan kriteria calon pendamping (suami ). Diutamakan lelaki yang baik agamanya.</li>
<li>b. Mengkondisikan orang tua dan keluarga , Kadang ketidaksiapan orang tua dan keluarga bila anak gadisnya menikah menjadi suatu kendala tersendiri bagi seorang muslimah untuk menuju proses pernikahan. Penyebab ketidak siapan itu kadang justru berasal dari diri muslimah itu sendiri, misalnya masih menunjukkan sikap kekanak-kanakan, belum dapat bertanggung jawab dsb. Atau kadang dapat juga pengaruh dari lingkungan, seperti belum selesai kuliah (sarjana) tetapi sudah akan menikah. Hal-hal seperti ini harus diantisipasi jauh-jauh hari sebelumnya, agar pelaksanaan menuju pernikahan menjadi lancar.</li>
<li>c. Mengkomunikasikan kesiapan untuk menikah dengan pihak-pihak yang dipercaya Kesiapan seorang muslimah dapat dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang dipercaya, agar dapat turut membantu langkah-langkah menuju proses selanjutnya.</li>
<li>d. Taâ’aruf (Berkenalan), Proses taâ’aruf sebaiknya dilakukan dengan cara Islami. Dalam Islam proses taâ’aruf tidak sama dengan istilah pacaran. Dalam berpacaran sudah pasti tidak bisa dihindarkan kondisi dua insan berlainan jenis yang khalwat atau berduaan. Yang mana dapat membuka peluang terjadinya saling pandang atau bahkan saling sentuh, yang sudah jelas semuanya tidak diatur dalam Islam. Allah SWT berfirman “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk” QS 17:32).  Rasulullah SAW bersabda : “Jangan sekali-kali seorang laki-laki bersendirian dengan seorang perempuan, melainkan si perempuan itu bersama mahramnya”. (Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim).  Bila kita menginginkan pernikahan kita terbingkai dalam ajaran Islami, maka semua proses yang menyertainya, seperti mulai dari mencari pasangan haruslah diupayakan dengan cara yang ihsan &amp; islami.</li>
<li>e. Bermusyawarah dengan pihak-pihak terkait , Bila setelah proses taâ’aruf terlewati, dan hendak dilanjutkan ke tahap berikutnya, maka selanjutnya dapat melangkah untuk mulai bermusyawarah dengan pihak-pihak yang terkait.</li>
<li> f. Istikhoroh , Daya nalar manusia dalam menilai sesuatu dapat salah, untuk itu sebagai seorang msulimah yang senantiasa bersandar pada ketentuan Allah, sudah sebaiknya bila meminta petunjuk dari Allah SWT. Bila calon tersebut baik bagi diri muslimah, agama dan penghidupannya, Allah akan mendekatkan, dan bila sebaliknya maka akan dijauhkan. Dalam hal ini, apapun kelak yang terjadi, maka sikap berprasangka baik (husnuzhon) terhadap taqdir Allah harus diutamakan.</li>
<li>g. Khitbah , Jika keputusan telah diambil, dan sebelum menginjak pelaksanaan nikah, maka harus didahului oleh pelaksanaan khitbah. Yaitu penawaran atau permintaan dari laki-laki kepada wali dan keluarga fihak wanita. Dalam Islam, wanita yang sudah dikhitbah oleh seorang lelaki, maka tidak boleh untuk dikhitbah oleh lelaki yang lain. Dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Janganlah kamu mengkhitbah wanita yang sudah dikhitbah saudaranya, sampai yang mengkhitbah itu meninggalkannya atau memberinya izin “(HR. Muttafaq alaihi).</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">5. Pentingnya mempelajari tata cara nikah sesuai dengan anjuran &amp; syariat Islam  Sebenarnya tata cara pernikahan dalam Islam sangatlah sederhana dibandingkan tata cara pernikahan adata atau agama lain. Karena Islam sangat menginginkan kemudahan bagi pelakunya. Untuk itu memahami tata cara pernikahan yg islami menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi calon pasangan muslim. Dengan melaksanakan secara Islami, maka sebisa mungkin untuk menghindarkan diri dari kebiasaan-kebiasaan tata cara pernikahan yang berbau syirik menyekutukan Allah). Karena hanya kepada Allah SWT sajalah kita memohon kelancaran, kemudahan, keselamatan dan kelanggengan pernikahan nanti. Untuk beberapa hal yang harus kita ketahui tentang tatacara nikah adalah masalah sbb:</p>
<ul>
<li>a. Dewasa (baligh) &amp; Sadar</li>
<li>b. Wali , “Tidak ada nikah kecuali dengan wali” (HR.Tirmidzi J.II Bukhari Muslim dalam Kitabu Nikah),</li>
<li> c. Mahar , “Berikanlah mahar kepada wanita-wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan” (QS: 4:4)  &#8211; Semakin ringan mahar semakin baik. Seperti sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Dawud dari Uqbah bin Amir : “Sebaik-baiknya mahar adalah paling ringan (nilainya).”  &#8211; Bila tak memiliki materi, boleh berupa jasa. Semisal jasa mengajarkan beberapa ayat al-Qur’an atau ilmu-ilmu agama lainnya. Dalam sebuah hadis Rasulullah berkata kepada seorang pemuda yang dinikahkannya : “Telah aku nikahkan engkau dengannya (wanita) dengan mahar apa yang engkau miliki dari Al-Quran” (HR. Bukhari dan Muslim)</li>
<li>d. Adanya dua orang saksi  e. Proses Ijab Qobul , Proses Ijab Qabul adalah proses perpindahan perwalian dari Ayah/Wali wanita kepada suaminya. Dan untuk kedepannya makan yang bertanggung jawab terhadap diri wanita itu adalah suaminya.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Syarat-syarat diatas adalah ketentuan yang harus dipenuhi dalam syarat sahnya prosesi suatu pernikahan. Selain itu dianjurkan untuk mengadakan walimatul ‘ursy, dimana pasangan mempelai sebaiknya diperkenalkan kepada keluarga dan lingkungan sekitar bahwa mereka telah resmi menjadi pasangan suami isteri, sebagai antisipasi terjadinya fitnah.</p>
<p style="text-align:justify;">6. Permasalahan seputar masalah persiapan nikah a. Sudah siap, tetapi jodoh tidak kunjung datang Rahasia jodoh adalah hanya milik Allah, tidak ada satu orangpun yang dapat meramalkan bila jodohnya datang. Sikap husnuzhon amat diutamakan dalam fase menunggu ini. Sembari terus berikhtiar dengan cara meminta bantuan orang-orang yang terpercaya dan berdoâ€™</p>
<ul>
<li>a. memohon pertolongan Allah. Juga upayakan senantiasa memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri. Hindari diri dari berangan-angan, isilah waktu oleh kegiatan-kegiatan positif .</li>
<li>b. Belum siap, tetapi sudah datang tawaran Introspeksi diri, apakah yang membuat diri belum siap ?. Cari penyebab ketidak siapan itu, tingkatkan kepercayaan diri dan fikirkan solusinya. Sangat baik bila mengkomunikasikan masalah ini dengan orang-orang yang dipercaya, sehingga diharapkan dapat membantu proses penyiapan diri. Sembari terus banyak mengkaji urgensi tentang pernikahan berikut hikmah-hikmah yang ada di dalamnya.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">7. Penutup Agama Islam sudah sedemikian dimudahkan oleh Allah SWT, tetap masih saja ada orang yang merasakan berat dalam melaksanakannya karena ketidak tahuan mereka. Allah Taâ’ala telah berfirman: “Allah menghendaki kemmudahan bagimu dan tidak menghendaki kesulitan bagimu” (Q.S. Al-Baqarah : 185)  Kita lihat, betapa Islam menghendaki kemudahan dalam proses pernikahan. Proses pemilihan jodoh, dalam peminangan, dalam urusan mahar dan juga dalam melaksanakan akad nikah. Demikianlah beberapa pandangan tentang persiapan pernikahan dan berbagai problematikanya, juga beberapa kiat untuk mengantisipasinya. Insyallah, jika ummat Islam mengikuti jalan yang telah digariskan Allah SWT kepadanya, niscaya mereka akan hidup dibawah naungan Islam yang mulia ini dengan penuh ketenangan dan kedamaian . Wallahuâ’alamu bi showab.</p>
<p style="text-align:justify;">Penyusun: oleh Rini Fura Kirana M.Eng<br />
dari :http://gusti.blogsome.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bhaktisejatipesta.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bhaktisejatipesta.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bhaktisejatipesta.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bhaktisejatipesta.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bhaktisejatipesta.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bhaktisejatipesta.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bhaktisejatipesta.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bhaktisejatipesta.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bhaktisejatipesta.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bhaktisejatipesta.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bhaktisejatipesta.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bhaktisejatipesta.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bhaktisejatipesta.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bhaktisejatipesta.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhaktisejatipesta.wordpress.com&amp;blog=7188148&amp;post=23&amp;subd=bhaktisejatipesta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bhaktisejatipesta.wordpress.com/2009/04/01/persiapan-muslimah-menjelang-pernikahan-permasalahan-dan-kiat-kiat-menghadapinya%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61fe08be6f8a41d63b0df8308814b191?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bhaktisejatipesta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Merencanakan Pesta Pernikahan</title>
		<link>http://bhaktisejatipesta.wordpress.com/2009/04/01/tips-merencanakan-pesta-pernikahan/</link>
		<comments>http://bhaktisejatipesta.wordpress.com/2009/04/01/tips-merencanakan-pesta-pernikahan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 10:01:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhaktisejatipesta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhaktisejatipesta.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Tips Menyiapkan Pesta Pernikahan Anda Hari pernikahan adalah saat paling berkesan dalam hidup kita. Selain kita jadi raja dan ratu sehari, hari itu merupakan langkah awal menapak perjalanan panjang kebahagiaan bersama pasangan yang kita cintai. Walau calon pengantin berusaha sungguh-sungguh menyiapkan segala sesuatu demi kelancaran pada hari pernikahan, mungkin ada yang terlewatkan. Kita pasti ingin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhaktisejatipesta.wordpress.com&amp;blog=7188148&amp;post=16&amp;subd=bhaktisejatipesta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Tips Menyiapkan Pesta Pernikahan Anda</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Hari pernikahan adalah saat paling berkesan dalam hidup kita. Selain kita jadi raja dan ratu sehari, hari itu merupakan langkah awal menapak perjalanan panjang kebahagiaan bersama pasangan yang kita cintai. Walau calon pengantin berusaha sungguh-sungguh menyiapkan segala sesuatu demi kelancaran pada hari pernikahan, mungkin ada yang terlewatkan. Kita pasti ingin momen ini menjadi sesuatu yang sempurna, indah, dan bahagia.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena memerlukan waktu panjang, tak jarang banyak pasangan mengalami kesulitan dan bingung saat menyiapkan pernikahannya. Sebaiknya pernikahan direncanakan jauh hari sebelumnya agar pada hari-H semua berjalan lancar. Pasangan yang bekerja sering merasa kesulitan meyiapkan pernikahannya. Jasa wedding organizer amat diperlukan dalam hal ini. dapat membantu Anda secar mendetail. Pilihlah wedding organizer berdasarkan jam terbangnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span id="more-16"></span>Tips menyiapkan pesta pernikahan Anda :</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong><br />
<strong>Memilih tanggal pernikahan.</strong><br />
Tentukan tanggal pesta pernikahan Anda. Sebaiknya Anda memilih dua tanggal. Anda perlu memiliki backup tanggal pernikahan sehingga bila pada tanggal yang diinginkan tersebut tidak memungkinkan mengadakan pesta, Anda tetap memiliki cadangan pada hari lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mulailah membuat anggaran pernikahan.</strong><br />
Dalam persiapan pernikahan, membuat anggaran sangat penting. Hal ini membantu Anda agar tak sampai mengadakan pesta pernikahan yang di luar jangkauan kemampuan finansial Anda dan pasangan. Semua kemewahan pernikahan menghabiskan biaya yang tidak sedikit. Dengan membuat perencanaan keuangan, setidaknya membantu Anda terhindar dari pengeluaran yang membengkak. Putuskan berapa tamu yang akan diundang ke pesta pernikahan dan buatlah masing-masing kategori pengeluaran yang mungkin akan dikeluarkan. Sediakan catatan khusus untuk mencatat anggaran masing-masing kebutuhan pernikahan mulai dari gaun pengantin, jas pengantin, tempat, katering, dsb. Hal ini perlu dilakukan agar Anda dapat memantau biaya yang akan dikeluarkan.<br />
<strong><br />
Daftar semua tamu yang akan Anda undang.</strong><br />
Tulis lebih dulu daftar tamu yang akan Anda undang ke pesta pernikahan. Utamakan keluarga, baru teman dan relasi. Dahulukan pengiriman undangan kepada kerabat atau orang yang dituakan. Bentuk undangan tidak perlu aneh-aneh karena tren saat ini adalah simpel, indah dan mudah dibaca. Kartu undangan harus sampai ke tangan penerima sekitar dua minggu sebelum hari-H. Untuk kerabat yang berada di luar kota, usahakan undangan tersebut dikirim empat minggu sebelumnya karena proses pengiriman memakan waktu agak lama.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pilih tempat pemberkatan dan resepsi pernikahan.</strong><br />
Untuk memilih lokasi pernikahan yang ideal sebaiknya dilakukan paling lambat setahun sebelumnya. Setelah itu Anda mulai memilih kebutuhan pernikahan lainnya, seperti fotografer, kue pengantin, foto liputan, katering, kartu undangan, suvenir, dekorasi hingga mobil pengantin. Setelah itu barulah Anda memikirkan pesta pernikahan outdoor atau indoor. Hal ini harus diimbangi dengan jumlah tamu yang Anda undang, serta dekorasi yang akan Anda tampilkan pada pesta tersebut. Dalam memilih tempat, letak lokasi perlu dipertimbangkan. Jangan terlalu jauh sehingga menyulitkan tamu datang. Dalam menyiapkan pernikahan, yang terpenting adalah kerja sama serta komunikasi dengan pasangan Anda agar semua perencanaan pernikahan dapat terorganisir dengan baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : http://id.88db.com/id/Knowledge/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bhaktisejatipesta.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bhaktisejatipesta.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bhaktisejatipesta.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bhaktisejatipesta.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bhaktisejatipesta.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bhaktisejatipesta.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bhaktisejatipesta.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bhaktisejatipesta.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bhaktisejatipesta.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bhaktisejatipesta.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bhaktisejatipesta.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bhaktisejatipesta.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bhaktisejatipesta.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bhaktisejatipesta.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhaktisejatipesta.wordpress.com&amp;blog=7188148&amp;post=16&amp;subd=bhaktisejatipesta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bhaktisejatipesta.wordpress.com/2009/04/01/tips-merencanakan-pesta-pernikahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61fe08be6f8a41d63b0df8308814b191?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bhaktisejatipesta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Welcome Party..</title>
		<link>http://bhaktisejatipesta.wordpress.com/2009/04/01/welcome-bhakti-sejati-pesta-bandung/</link>
		<comments>http://bhaktisejatipesta.wordpress.com/2009/04/01/welcome-bhakti-sejati-pesta-bandung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 04:26:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhaktisejatipesta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Selamat Datang di &#8220;Bhakti Sejati Pesta&#8221;, perusahaan jasa penyewaan alat-alat pesta dari mulai tenda, panggung, kursi, meja, pelaminan dan lain-lain. kami tawarkan harga yang kompetitif dan pelayanan yang prima, menjadikan pesta anda berlangsung sukses. Jika anda berencana mengadakan perayaan pesta perkawinan, khitanan, syukuran dan perayaan lainnya, Kami siap menyediakan apa yang anda butuhkan.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhaktisejatipesta.wordpress.com&amp;blog=7188148&amp;post=1&amp;subd=bhaktisejatipesta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Selamat Datang di &#8220;Bhakti Sejati Pesta&#8221;, perusahaan jasa penyewaan alat-alat pesta dari mulai tenda, panggung, kursi, meja, pelaminan dan lain-lain. kami tawarkan harga yang kompetitif dan pelayanan yang prima, menjadikan pesta anda berlangsung sukses.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika anda berencana mengadakan perayaan pesta perkawinan, khitanan, syukuran dan perayaan lainnya, Kami siap menyediakan apa yang anda butuhkan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bhaktisejatipesta.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bhaktisejatipesta.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bhaktisejatipesta.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bhaktisejatipesta.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bhaktisejatipesta.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bhaktisejatipesta.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bhaktisejatipesta.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bhaktisejatipesta.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bhaktisejatipesta.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bhaktisejatipesta.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bhaktisejatipesta.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bhaktisejatipesta.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bhaktisejatipesta.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bhaktisejatipesta.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhaktisejatipesta.wordpress.com&amp;blog=7188148&amp;post=1&amp;subd=bhaktisejatipesta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bhaktisejatipesta.wordpress.com/2009/04/01/welcome-bhakti-sejati-pesta-bandung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61fe08be6f8a41d63b0df8308814b191?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bhaktisejatipesta</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
